BEEP dan KAS

May 11, 2011

A. BREAK EVEN POINT
Break event point adalah suatu keadaan dimana dalam suatu operasi perusahaan tidak mendapat untung maupun rugi/ impas (penghasilan = total biaya)
BEP amatlah penting kalau kita membuat usaha agar kita tidak mengalami kerugian, apa itu usaha jasa atau manufaktur, diantara manfaat BEP adalah
1. alat perencanaan untuk hasilkan laba
2. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.
3 Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan
4 Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti
Setelah kita mengetahui betapa manfaatnya BEP dalam usaha yang kita rintis, kompenen yang berperan disini yaitu biaya, dimana biaya yang dimaksud adalah biaya variabel dan biaya tetap, dimana pada prakteknya untuk memisahkannya atau menentukan suatu biaya itu biaya variabel atau tetap bukanlah pekerjaan yang mudah, Biaya tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh kita untuk produksi ataupun tidak, sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit produksi jadi kalau tidak produksi maka tidak ada biaya ini
Salah satu kelemahan dari BEP yang lain adalah Bahwa hanya ada satu macam barang yang diproduksi atau dijual. Jika lebih dari satu macam maka kombinasi atau komposisi penjualannya (sales mix) akan tetap konstan. Jika dilihat di jaman sekarang ini bahwa perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya mereka menciptakan banyak produk jadi sangat sulit dan ada satu asumsi lagi
yaitu Harga jual persatuan barang tidak akan berubah berapa pun jumlah satuan barang yang dijual atau tidak ada perubahan harga secara umum. Hal ini demikian pun sulit ditemukan dalam kenyataan dan prakteknya.
Bagaimana cara menghitungnya?
Untuk menghitung BEP kita bisa hitung dalam bentuk unit atau price tergantung untuk kebutuhan

PERHITUNGAN BEP
Atas dasar unit

Atas dasar sales dalam rupiah

Keterangan:
FC : Biaya Tetap
P : Harga jual per unit
VC : Biaya Variabel per unit
Biaya tetap adalah total biaya yang tidak akan mengalami perubahan apabila terjadi perubahan volume produksi. Biaya tetap secara total akan selalu konstan sampai tingkat kapasitas penuh. Biaya tetap merupakan biaya yang akan selalu terjadi walaupun perusahaan tidak berproduksi.
Biaya variable adalah total biaya yang berubah-ubah tergantung dengan perubahan volume penjualan/produksi. Biaya variable akan berubah secara proposional dengan perubahan volume produksi

B. KAS.
1. Pengertian
Laporan perubahan kas (cash flow statement) atau laporan sumber dan penggunaan kas disusun untuk menunjukan perubahan kas selama satu periode dan memberikan alasan mengenai perubahan tersebut dengan menun jukan darimana sumber-sumber kas dan penggunaan-penggunaanya.
Laporan sumber dan penggunaan kas menggambarkan atau menunjukan aliran atau gerakan kas yaitu sumber-sumber penerimaan dan penggunaan kas dalam periode yang bersangkutan.
Laporan sumber dan penggunaan kas akan dapat digunakan sebagai dasar dalam menaksir kebutuhan kas dimasa mendatang dan kemungkinan sumber-sumber yang ada.
Tujuan Cash Flow Statement
>> Menunjukkan perubahan kas selama satu periode.
>> Mengidentifikasi sumber-sumber Kas selama satu periode.
>> Mengidentifikasi penggunaan Kas selama satu periode.
2. Sumber Penerimaan Kas
-> Kas merupakan aktiva yang paling likwid atau merupakan salah satu unsur modal kerja yang paling tinggi likwiditasnya.
-> Kas harus direncanakan dan diawasi dengan baik. Baik penerimaan maupun penggunaannya.
-> Sumber penerimaan kas suatu perusahaan :
1. Hasil penjualan investasi jangka panjang
2. Penjualan, emisis saham atau adanya tambahan modal dari pemilik dalam bentuk kas.
3. Pengeluaran surat tanda bukti hutang (wesel, obligasi)
4. Bertambahanya Hutang (kewajiban ) baik jangka pendek maupun panjang.
5. adanya penurunan atau berkurangnya aktiva lancar selain kas yang diimbangi dengan adanya penerimaan kas.
6. adanya penerimaan kas karena sewa , bunga atau devuden dari investasinya, sumbangan, hadiah dan restitusi pajak.
Sedangkan penggunaan atau pengeluaran kas dapat disebabkan karena adanya transaksi-transaksi sebagai berikut.
1). Penggunaan kas
a. Pembelian saham atau obligasi sebagai investasi jangka pendek maupun jangka panjang.
b. Penarikan kembali saham yang beredar maupun pengambilan (prive) oleh pemilik.
c. Pelunasan atau pembayaran angsuran hutang
d. Pembelian barang dagangan secara tunai.
e. Pembayaran biaya operasi perusahaan.
f. Pengeluaran kas untuk pembayaran deviden, pajak, denda dsb.
2). Transaksi yang tidak mempengaruhi kas
a. Adanya pengakuan atau pembebanan depresiasi, amortisasi, dan deplesi terhadap aktiva tetap, intangible asset dan dan wasting asset. Biaya depresiasi ini merupakan biaya yang tidak memerlukan pengeluaran kas.
b. Pengakuan adanya kerugian piutang baik dengan membentuk cadangan kerugian piutang maupun tidak dan penghapusan piutang karena piutang yang bersangkutan tidak dapat ditagih.
c. Adanya penghapusan atau pengurangan nilai buku dari aktiva yang dimiliki karena aktiva ybs telah habis disusutkan atau sudah tidak dapat dipakai lagi.
d. Adanya pembayaran stock deviden, adanya penyisihan atau pembatasan pengguanaan laba dan adanya penilaian kembali (revaluasi) terhadap aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan.
e. Terhadap trasnsaksi-transaksi yang tidak mempengaruhi kas tersebut harus dilakukan jurnal penyesuaian (adjustment dan reversal )

Jawaban Soal

April 5, 2011

JAWABAN SOAL :
1 . c. Menaikkan modal kerja sebesar Rp. 1.250.000

2. Modal Kerja adalah metrik keuangan yang merupakan likuiditas operasi yang tersedia untuk sebuah organisasi, bisnis, atau badan lainnya, termasuk badan pemerintah. Bersama dengan aktiva tetap seperti pabrik dan peralatan, modal kerja dianggap sebagai bagian dari modal usaha. modal kerja bersih dihitung sebagai aktiva lancar dikurangi kewajiban lancar. Ini adalah turunan dari modal kerja, yang biasa digunakan dalam teknik penilaian seperti DCFs (arus kas Discounted). Jika aktiva lancar kurang dari kewajiban lancar, entitas memiliki kekurangan modal kerja, juga disebut defisit modal kerja.

3. Jawab : Tidak mempengaruhi modal kerja

4. Jawab : c. Untuk setiap Rp. 1 hutang lancar memerlukan aktiva lancar 2.5
Total Assets To Debt Ratio = 250.000/100.000×100%
= 250% (dalam persen) = 2.5

5. Jawab : d. Seluruh aktiva yang dimiliki peubah
Modal kerja adalah jumlah aktiva lancar. Jumlah ini merupakan modal kerja bruto (gross working Capital). Definisi ini bersifat kuantitatif karena menunjukkan jumlah dana yang digunakan untuk maksud-maksud operasi jangka pendek. Waktu tersedianya modal kerja akan tergantung pada macam dan tingkat likuiditas dan unsur-unsur aktiva lancar.

6. Jawab : d. Tidak ada jawaban yang benar
Apabila salah dalam menentukan taksiran umur ekonomis akan berpengaruh terhadap penentuan depresiasi per tahun.

7 Jawab : d. Jawaban salah semua

8. Jawab : b. Bahan mentah z $ 1.000.000

9. Jawab :
a. Dana terikat dalam persekot 3 hari
b.Proses produksi 5 hari
c.Barang jadi 3 hari
d.Piutang dagang 4 hari
e.Periode perputaran 15 hari
Bahan mentah 15 x 20 x 125 = 30.000
Upah 10 x 20 x 75 = 15.000
Biaya adm. 10 x 20 x37.500/(25 x 20) = 15.000
Persediaan kas minimal (asumsi) = 25.000
jumlah modal kerja Rp 85.000

Modal kerja-Analisis Perubahan Pendapatan

April 2, 2011

A. Modal kerja

Modal kerja adalah selisih antara aktiva lancer dengan hutang lancar. Dengan demikian modal kerja merupakan investasi dalam kas, suratsurat berharga, piutang dan persediaan dikurangi hutang lancar yang digunakan untuk melindungi aktiva lancer.

KonsepModal Kerja

–      Modal Kerja Kuantitatif/ Gross Working Capital

–      Konsep ini menitikberatkan pada kuantitas dana yang tertanam dalam aktiva yang masa perputarannya kurang dari satu tahun.

–      Keseluruhan elemen aktiva lancer

–      Tidak memperhatikan kewajiban jangka pendek

Modal Kerja Kualitatif

–      Modal kerja bukan semua aktiva lancar tetapi telah mempertimbangkan kewajiban-kewajiban yang segera harus dibayar (Net Working Capital)

–      Modal Kerja Fungsional

–      Konsep ini lebih menitikberatkan pada fungsi dana dalam menghasilkan penghasilan langsung / current income

–      Kas, piutang sebesar harga pokoknya, persediaan, dan aktiva tetap sebesar penyusutan periode tersebut.

–      Efek/surat berharga dan margin laba dari piutang merupakan modal kerja potensial yang akan menjadi modal kerja bila piutang sudah dibayar dan efek sudah dijual.

JenisModal Kerja

1.Modak kerja Permanen

modal kerja yang selalu harus ada dalam perusahaan

–      Modal kerja Primer

modal kerja minimal yang harus ada

–      Modal Kerja Normal

modal kerja yang harus ada agar perusahaan bisa beroperasi dengan tingkat produksi normal.

2. Modal Kerja Variabel

Modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan kegiatan

– Modal kerja musiman

– Modal kerja siklis

– Modal kerja darurat

KebijaksanaanModal Kerja

–      Konsevatif

–      Merupkan pemenuhan modal kerja yang lebih banyak menggunakan sumber dana jangka panjang karena margin of safety yang besar

–      Moderat/hedging

–      Perusahaan membiayai aktiva dengan dengan dana yang jangka waktunya sama dengan perputaran aktiva tersebut (matching prinsiple)

–      Agresif

–      Sebagian kebutuhan dana jangka panjang dipenuhi dengan sumber dana jangka pendek

Metode Perputaran Modal Kerja

Modal kerja ditentukan dengan cara menghitung perputaran elemen-elemen pembentuk modal kerja seperti perputaran Kas, Perputaran Piutang, dan perputaran Persediaan

B. Analisis Perubahan Pendapatan

Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk dan/atau jasa kepada pelanggan. Bagi investor, pendapatan kurang penting dibanding keuntungan, yang merupakan jumlah uang yang diterima setelah dikurangi pengeluaran. Pertumbuhan pendapatan merupakan indikator penting dari penerimaan pasar dari produk dan jasa perusahaan tersebut. Pertumbuhan pendapatan yang konsisten, dan juga pertumbuhan keuntungan, dianggap penting bagi perusahaan yang dijual ke publik melalui saham untuk menarik investor.

Pengukuran Pendapatan

Pendapatan diukur dengan nilai wajar yang dapat diterima, jumlah pendapatan biasanya ditentukan oleh persetujuan antara perusahaan dan pembeli yang diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima perusahaan dikurangi jumlah discount dagang dan rabat volume yang diperbolehkan perusahaan, umumnya berbentuk kas atau setara kas. Bila arus masuk dari kas atau setara kas ditangguhkan nilai wajar dari imbalan tersebut mungkin kurang dari jumlah nominal dari kas yang diterima atau yang dapat diterima. Bila barang atau jasa dipertukarkan untuk barang atau jasa dengan sifat nilai yang sama maka pertukaran tidak dianggap sebagai transaksi yang mengakibatkan pendapatan.

Sumber pendapatan :

  1. Transaksi modal atau pendanaan yang mengakibatkan adanya tambahan dana yang ditanamkan oleh pemegang obligasi dan pemegang saham.
  2. Laba dari penjualan aktiva yang bukan berupa produk perusahaan seperti aktiva tetap, surat berharga atau penjualan anak/cabang perusahaan.
  3. hadiah , sumbangan atau penemuan
  4. revaluasi aktiva
  5. penyerahan produk perusahaan, yaitu aliran hasil penjualan produk

ALK

March 1, 2011

A. Arti pentingnya Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.

B. Pengertian laporan keuangan dan Pengertian dasar analisis laporan keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.
Analisis laporan keuangan bermaksud memberikan informasi secara lebih terinci,atau hasil interpretasi mengenai kinerja yang dicapai, serta situasi dan keadaan keuangan perusahaan tersebut.

C. Keterbatasan Laporan keuangan:
1. Laporan keuangan yang dibuat secara periodik pada
dasarnya merupakan laporan yang dibuat antara waktu
tertentu yang sifatnya sementara;
2. Laporan keuangan menunjukan angka yang
kelihatanya bersifat pasti dan tepat, tetapi dasar
penyusunannya dengan standar nilai yang mungkin
berbeda atau berubah-ubah;
3. Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan berbagai
faktor yang dapat mempengaruhi posisi atau keadaan
keuangan perusahaan;
4. Laporan keuangan bersifat sejarah (histories) yang
merupakan laporan kejadian-kejadian di masa lalu atau
yang telah lewat;
5. Laporan keuangan itu bersifat umum, dan bukan untuk
memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai;
6. Laporan keuangan itu bersifat konservatif dalam
sikapnya menghadapi ketidakpastian;
7. Laporan keuangan lebih menekankan keadaan yang
sebenarya dilihat dari sudut ekonomi daripada
berpegang pada formilnya; dan
8. Laporan keuangan menggunakan istilah-istilah tekhnis,
sering terdapat istilah-istilah yang umum tetapi diberi
pengertian yang khusus.

D. Bentuk-bentuk laporan keuangan:
Laporan keuangan mempunyai bentuk standar dan aturan, prosedur yang harus dipenuhi dan dibuat oleh bagian akuntansi.
Laporan akuntansi utama adalah Neraca (Balanced), Laporan Rugi laba (income statement) dan Laporan perubahan modal (Capital Statement)
Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponenkomponen berikut ini:
a) neraca
b) laporan laba-rugi
c) laporan perubahan ekuitas
d) laporan arus kas
neraca yaitu laporan secara systematis yang menggambarkan posisi keuangan dari suatu perusahaan meliputi Assets (harta), Liabilities (hutang) dan Capital (modal). Bentuk neraca harus memenuhi persamaan akuntansi
laporan laba-rugi yaitu laporan systematis yang menggambarkan selisih penghasilan (reveneus) dengan Biaya (Expenses)
Analisis Transaksi:
– Analisa Laporan Keuangan
– Analisa Rugi laba
– Analisa Neraca

E. TUJUAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Analisa laporan keuangan seringkali menilai suatu usaha berdasarkan:
• Profitabilitas
adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan suatu
keuntungan dan mendukung pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun
jangka panjang.
• Solvabilitas
adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
kewajibannya, yang diukur dengan membuat perbandingan seluruh kewajiban
terhadap seluruh aktiva dan perbandingan seluruh kewajiban terhadap ekuitas.
• Likuiditas
adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancarnya
yang diukur dengan menggunakan perbandingan antara aktiva lancar dengan
kewajiban lancar.
• Stabilitas
adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan usahanya,
dalam jangka waktu panjang tanpa harus menderita kerugian
F. METODE ANALISA LAPORAN KEUANGAN
1. Vertical Analysis
Cara analisa laporan keuangan perusahaan dengan melihat historical data perusahaan.
Contoh: memberikan data historis prosentase perbandingan secara vertikal dari beberapa
laporan tahunan.
2006 2007 2008
Sales 300.000 310.000 330.000
Cost of Goods Sold (110.000) (105.000) (110.000)
G & A Expenses (80.000) (100.000) (105.000)
Net Income 110.000 105.000 115.000
——————- vertical analysis ——————-
Sales 100% 100% 100%
Cost of Goods Sold 37% 34% 33%
G & A Expenses 27% 22% 32%
Net Income 37% 34% 35%

2. Horizontal Analysis
Cara analisa laporan keuangan dengan melihat prosentase perubahan dalam instrumen
laporan keuangan pada periode tertentu.
Misal:
Penjualan di tahun 2007 sejumlah 310.000 dan di tahun 2008 sejumlah 330.000.
Prosentase perubahannya adalah
(330.000 – 310.000) / 310.000 = 6,5%
Sales : 6.5%
Cost of goods sold : 4.8%
G & A Expense : 5.8%
Net Income : 9.5%

G. Analisis tren
Analisis trends merupakan suatu metode analisis statistika yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga hasil analisis tersebut dapat mengetahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi terhadap perubahan tersebut.
Secara teoristis, dalam analisis runtun waktu (time series) hal yang paling menentukan adalah kualitas dan keakuratan dari data-data yang diperoleh, serta waktu atau periode dari data-data tersebut dikumpulkan. Jika data yang dikumpulkan tersebut semakin banyak maka semakin baik pula estimasi atau peramalan yang diperoleh. Sebaliknya, jika data yang dikumpulkan semakin sedikit maka hasil estimasi atau peramalannya akan semakin jelek.

Akuntansi Laporan Keuangan

March 1, 2011

A. Arti pentingnya Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.
B. Pengertian laporan keuangan dan Pengertian dasar analisis laporan keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.
Analisis laporan keuangan bermaksud memberikan informasi secara lebih terinci,atau hasil interpretasi mengenai kinerja yang dicapai, serta situasi dan keadaan keuangan perusahaan tersebut.
C. Keterbatasan Laporan keuangan:
1. Laporan keuangan yang dibuat secara periodik pada
dasarnya merupakan laporan yang dibuat antara waktu
tertentu yang sifatnya sementara;
2. Laporan keuangan menunjukan angka yang
kelihatanya bersifat pasti dan tepat, tetapi dasar
penyusunannya dengan standar nilai yang mungkin
berbeda atau berubah-ubah;
3. Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan berbagai
faktor yang dapat mempengaruhi posisi atau keadaan
keuangan perusahaan;
4. Laporan keuangan bersifat sejarah (histories) yang
merupakan laporan kejadian-kejadian di masa lalu atau
yang telah lewat;
5. Laporan keuangan itu bersifat umum, dan bukan untuk
memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai;
6. Laporan keuangan itu bersifat konservatif dalam
sikapnya menghadapi ketidakpastian;
7. Laporan keuangan lebih menekankan keadaan yang
sebenarya dilihat dari sudut ekonomi daripada
berpegang pada formilnya; dan
8. Laporan keuangan menggunakan istilah-istilah tekhnis,
sering terdapat istilah-istilah yang umum tetapi diberi
pengertian yang khusus.

D. Bentuk-bentuk laporan keuangan:
Laporan keuangan mempunyai bentuk standar dan aturan, prosedur yang harus dipenuhi dan dibuat oleh bagian akuntansi.
Laporan akuntansi utama adalah Neraca (Balanced), Laporan Rugi laba (income statement) dan Laporan perubahan modal (Capital Statement)
Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponenkomponen berikut ini:
a) neraca
b) laporan laba-rugi
c) laporan perubahan ekuitas
d) laporan arus kas
neraca yaitu laporan secara systematis yang menggambarkan posisi keuangan dari suatu perusahaan meliputi Assets (harta), Liabilities (hutang) dan Capital (modal). Bentuk neraca harus memenuhi persamaan akuntansi
laporan laba-rugi yaitu laporan systematis yang menggambarkan selisih penghasilan (reveneus) dengan Biaya (Expenses)
Analisis Transaksi:
– Analisa Laporan Keuangan
– Analisa Rugi laba
– Analisa Neraca

E. TUJUAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Analisa laporan keuangan seringkali menilai suatu usaha berdasarkan:
• Profitabilitas
adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan suatu
keuntungan dan mendukung pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun
jangka panjang.
• Solvabilitas
adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh
kewajibannya, yang diukur dengan membuat perbandingan seluruh kewajiban
terhadap seluruh aktiva dan perbandingan seluruh kewajiban terhadap ekuitas.
• Likuiditas
adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancarnya
yang diukur dengan menggunakan perbandingan antara aktiva lancar dengan
kewajiban lancar.
• Stabilitas
adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan usahanya,
dalam jangka waktu panjang tanpa harus menderita kerugian
F. METODE ANALISA LAPORAN KEUANGAN
1. Vertical Analysis
Cara analisa laporan keuangan perusahaan dengan melihat historical data perusahaan.
Contoh: memberikan data historis prosentase perbandingan secara vertikal dari beberapa
laporan tahunan.
2006 2007 2008
Sales 300.000 310.000 330.000
Cost of Goods Sold (110.000) (105.000) (110.000)
G & A Expenses (80.000) (100.000) (105.000)
Net Income 110.000 105.000 115.000
——————- vertical analysis ——————-
Sales 100% 100% 100%
Cost of Goods Sold 37% 34% 33%
G & A Expenses 27% 22% 32%
Net Income 37% 34% 35%

2. Horizontal Analysis
Cara analisa laporan keuangan dengan melihat prosentase perubahan dalam instrumen
laporan keuangan pada periode tertentu.
Misal:
Penjualan di tahun 2007 sejumlah 310.000 dan di tahun 2008 sejumlah 330.000.
Prosentase perubahannya adalah
(330.000 – 310.000) / 310.000 = 6,5%
Sales : 6.5%
Cost of goods sold : 4.8%
G & A Expense : 5.8%
Net Income : 9.5%

G. Analisis tren
Analisis trends merupakan suatu metode analisis statistika yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga hasil analisis tersebut dapat mengetahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi terhadap perubahan tersebut.
Secara teoristis, dalam analisis runtun waktu (time series) hal yang paling menentukan adalah kualitas dan keakuratan dari data-data yang diperoleh, serta waktu atau periode dari data-data tersebut dikumpulkan. Jika data yang dikumpulkan tersebut semakin banyak maka semakin baik pula estimasi atau peramalan yang diperoleh. Sebaliknya, jika data yang dikumpulkan semakin sedikit maka hasil estimasi atau peramalannya akan semakin jelek.

Indonesia

December 31, 2010

Indonesia berada di Asia Tenggara. Negara ini terdiri dari wilayah kepulauan yang sangat luas. Jumlahnya mencapai 17.0000 buah. Wilayah beriklim tropis ini berbatasan dengan sejumlah Negara, antara lain Malaysia, Singapura, Filipina, Papua Nugini dan Timor Leste.
Indonesia juga terkenal karena memiliki banyak gunung vulkanik. Bahkan sejumlah gunung berapi muncul di permukaan Selat Sunda, yaitu Krakatau dan Anak Krakatau. Kini ada sekitar 220 gunung berapi vulkanik di seluruh Indonesia.

Balon Zeppelin

December 31, 2010

Benda berbentuk cerutu ini sangat terkenal di awal abad ke-20. Benda raksasa ini awalnya digunakan untuk mengangkut penupang saja. Namun, ketika Perang Dunia 1 meletus, balon yang disebut balon Zeppelin ini digunakan untuk keperluan militer, misalnya untuk menjatuhkan bom di wilayah musuh. Balon Zeppelin ini dirancang oleh Ferdinand Von Zeppelin. Ia mengerjakan proyek ini dengan srius setelan keluar dari kesatuan militer pada tahun 1890.
Pristiwa balon Zeppelin yang paling terkenal adalah kecelakaan yang menimpa balon Hidenbrug. Pada 6 Mei 1937, gas hydrogen di dalamnya terbakar habis dan menewaskan 35 orang dari 97 penumpang yang dibawahnya.

Gravitasi

December 31, 2010

Gravitasi adalah gaya tarik sebuah benda terhadap benda lain. Jadi, gravitasi bumi adalah gaya tarik bumi terhadap benda-benda yang ada di medan gravitasi bumi. Salah satu bukti adanya grafitasi bumi adalah benda yang dilemparkan ke atas akan jatuh ke tanah. Sejauh benda tersebut di medan gravitasi bumi, ia akan selalu ditarik ke pusat bumi. Isaac Newton adalah ilmuwan yang mencetuskan teori mengenai gravitasi.
Menurutnya, semakin jauh sebuah objek dari pusat gravitasi, akan semakin berkurang gaya gravitasi terhadap benda tersebut. Ukuran gaya gravitasi bumi disebut “g” setiap planet dalam tata surya memiliki gaya gravitasi yang berbeda-beda. Bumi memiliki gaya gravitasi sebesar 1 g. Sedangkan planet yang paling rendah memiliki gaya gravitasi adalah Neptunus (0,06 g). Sementara itu matahari memiliki gaya gravitasi terbesar, 27,9 g.

Ikan Sebelah

December 31, 2010

Ikan sebelah ( pleuronectidea ) adalah ikan yang memiliki bentuk piph, ikan jenis ini hidup di dasar air, baik air tawar atau air asin. Ikan sebelah banyak menghabiskan waktu di dasar laut sambil menunggu mangsanya. Begitu mangsa lewat, ia akan segera menangkap menelannya. Hebatnya , ikan ini biasa menyamakan warna tubuhnya dengan di keadaan sekelilingnya. Dengan itu penyamaran menjadi lebih sempurna. Ikan yang termasuk jenis ini di antaranya adalah ikan flounder, limanda dan halibin.
Salah satu jenis ikan sebelah yang memiliki tubuh besar adalah halibut. Panjang ikan ini bisa mencapai 2,7 meter dengan berat 270 kilogram.Tubuhnya agak memanjang, rahangnya simetris dan sisiknya licin. Halibut hidup dengan memansa hewan laut seperti cimi-cumi, udang dan kepiting. Jika dibandingkan dengan ikan sebelah yang lain. Halibut tergolung memiliki ukuran “raksasa”.

Mobil Masa Depan

December 31, 2010

Tak seorang pun bisa mengetahi dengan pasti, rupa, bentuk, dan teknologi mobil di masa depan. Namu, para ahli bisa memperkirakan kalaumobil masa depan tidak Cuma efisien dan serbaguna, tapi juga ramah lingkungan. Bayangkan lainnya, mobil ini akan terbuat dati materi plastik yang kokoh dan ringan. Demikian ringannya , hingga mobil masa depan bisa melayang-layang di udara.
Tidak seperti kendaraan masa kini yang berbahaya yang berbahan baker bensin da gas, mobil masa depan direncanakan berbahan baker baterai, listrik, dan tenagamatahari. Selain itu, guna menghindari kecelakaan, kendaraan ini diharapkan tidak banyak membutuhkan kendali manusia, tapi digantikan oleh computer dan mesin.